Sesuatu yang kadang menurut kita baik…
tapi bagi orang lain belum tentu baik,
Sesuatu yang kadang menurut kita benar…
tapi bagi orang lain belum tentu benar,
Sesuatu yang bagi kita wajar…
tapi bagi orang lain belum tentu wajar,
Sesuatu yang bagi kita normal…
tapi bagi orang lain belum tentu normal,
Ini mungkin salah satu pelajaran yg harus benar-benar kita pahami. Berawal dari pengalaman pribadi dan juga hikmah dari kejadian-kejadian dalam hidup saya. Maka saya mencoba untuk menuliskannya dalam blog sederhana ini.
Suatu ketika saya dan beberapa teman mengadakan suatu kegiatan kumpul-kumpul di suatu tempat. Ya, sekedar untuk mempererat silaturrahim sesama sodara Indonesia. Sebelum kegiatan disepakati bahwa untuk perbekalan yang akan disiapkan dalam acara kumpul-kumpul tersebut ditanggung dulu oleh perorangan baru kemudian di akhir acara diganti oleh organisasi. Akhirnya, acara pun berlangsung meriah dan penuh kasih sayang antar sesama sodara Indonesia yang semuanya jauh dari rumah, ya.. rumah di Indonesia. Jadi critanya kami adalah sekumpulan orang Indonesia yang berada di luar Indonesia.
Nah, setelah beberapa hari dan diadakanlah acara penggantian uang kepada masing-masing yang mengeluarkan dana untuk acara kumpul-kumpul tersebut. Nah, masalah pun muncul. Hal ini dimulai ketika sang penanggung jawab uang menanyai satu per satu perihal nota yang di berikan oleh salah seorang peserta kumpul-kumpul. Sebenernya maksudnya adalah baik. Akan tetapi hal tersebut justru menimbulkan perasaan bagi pihak yang meminta ganti uang tersebut. Istilah Jawanya, “Koq gak percoyone yo, sampek diperikso siji-siji kebenarane?” mungkin seperti itu. Kalo saya sendiri diperlakukan seperti itu mungkin ya mangkel juga sih.
Akhirnya ya terjadilah sedikit perang mulut antara seseorang dengan penanggung jawab uang tersebut. Tapi alhamdulillah masalah bisa diselesaikan dengan beberapa pihak yang membantu menenangkan kedua pihak.
Ya sebuah pelajaran, bagi kita mungkin baik tapi belum tentu bagi orang lain.
Ya mungkin mau add aq di friendster klik aja ini http://www.friendster.com/rusmanto
Untuk para tekek-tekek Passkal’ers join yah Passkal_03






July 26, 2007 at 10:05 am
Memang hidup banyak tantangan
July 27, 2007 at 6:07 am
1st…thanks 4 the comment on my blog…
hmm…though it’s very short, but it make me happy today…
komennya enak pake bahasa inggris or…bahasa madura nih???(bahasa kebangsaannya jember nih…)
Kalo menurutku sih… itu salah satu yang gak baik buat orang jawa…
“Cek gak percoyo ne….”
Hmmm… itu perlu di ubah…
Kita musti bisa memandang dari sudut orang lain…
Ini bukan masalah percaya gak percaya… tapi masalah selain itu….
My suggestion…
Lihat segala sesuatu dari sudut lain…
July 27, 2007 at 1:04 pm
Hmm thanks for the comment juga ya..
Memang sih hal itu Baik, kalo dilihat dari sisi “PenanggungJwab Uang”, karena dia melaksanakan tugasnya dan berharap tidak ada kesalahan dalam tugas tersebut.
Akan tetapi dalam kondisi tertentu, dimana rasa kekeluargaan sudah demikian dekat dan sudah bagai saudara sendiri. Masak hal seperti itu dipertanyakan kebenarannya.
Jadi ya kadang kepercayaan harus lebih diutamakan. (in special case..)